Jaman sekarang bersikap bodo amat adalah sebuah keterampilan yang sangat dibutuhkan di tengah masyarakat hedonis saat ini, riaknya media sosial dan pencarian eksistensi melalui pengakuan oleh media, menjadikan depresi, kecemasan dan segala bawahannya tumbuh subur di hampir setiap relung jiwa manusia saat ini. Oleh karena itu, penulis ingin memberikan sebuah jawaban yang bersumber dari kalam ilahi terkait dengan permasalahan ini. Emang ada bang, seni bersikap bodo amat dalam Al-Qur’an? Ada dong, sini abang kasih tau. Beberapa ayat tentang bersikap bodo amat diantaranya bisa kita temukan dalam QS. Yunus ayat 65, Allah ﷻ berfirman: وَلَا يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ ۘ إِنَّ ٱلْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا ۚ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ Yang artinya “Janganlah kamu sedih oleh perkataan mereka. Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya adalah kepunyaan Allah. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Makna yang serupa bisa juga kita lihat dalam QS. Ali Imran ayat 176, Allah ﷻ berfirman: وَ...
Seseorang tumbuh dari bayi yang memerlukan uluran tangan seorang ibu untuk membantunya berjalan. Sebagaimana dia bisa berjalan dengan bantuan seorang ibu, maka begitu pulalah dia dalam menjalani kehidupannya selanjutnya, dia akan selalu membutuhkan seorang 'ibu'. Tapi bukan berarti dia menjadi manja dan tak berdaya, dia justru harus berdaya. Dan seseorang yang telah mendapatkan seorang 'ibu' sejati dalam hidupnya, akan melewati semua rintangan dalam hidupnya, bahkan kematian sekalipun.
Komentar
Posting Komentar