Ranah Psikologi #4
Sanguinis
Orang sanguinis adalah orang dengan kepribadian ceria, ramah dan mudah diajak bicara. Mereka suka menjadi pusat perhatian. Mereka mencolok. Suka keramaian dan suasana yang heboh. Menghidupkan suasana adalah skill utama mereka. Mereka adalah orang yang membenci keheningan. Istilahnya “adakah acara malam ini?”.
Berbeda dengan orang koleris yang to the point, orang sanguinis jika berbicara memerlukan ‘pendahuluan’ sebelum masuk ke poin utama. Bahkan pendahuluannya bisa sampai berjam-jam hingga lupa apa yang ingin dibicarakan. Mereka orang yang kurang teroganisir, kurang konsisten dengan ucapan mereka sendiri. Untuk mengatasi ini mereka memerlukan seseorang untuk mengatur semua kegiatan mereka. Orang sanguinis tidak tahu mau mulai dari mana.
Mereka mudah lupa bahkan kepada hal-hal sepele seperti dimana meletakkan gelasnya, kacamatanya, dan lain sebagainya. Ini dalam ingatan jangka pendek. Kalau dalam ingatan panjang beda lagi.
Mereka senang sekali berbicara hingga lupa caranya berhenti, dan inilah yang membuat mereka kadang kurang disukai oleh orang lain. Sebenarnya hal tersebut bukanlah hal yang negatif, akan tetapi begitulah mereka. Mereka suka menjadi pusat perhatian dan itulah mengapa mereka sulit berhenti jika sudah berbicara.
Jika ingin membaca karakter orang sanguinis dari wajah mereka, kira-kira beginilah ekspresi wajah mereka:
Komentar
Posting Komentar