Ranah Psikologi #2


Koleris
Hai ketemu lagi dengan gua, Ikrar Ammar di blog kesayangan anda.
Okey, kali ini, gua akan membahas salah satu karakter atau kepribadian dari manusia. Yaitu koleris. 
Okey, tulisan ini bersumber dari salah satu buku keren yang pernah gua baca. Yang berjudul: “Cara Mudah Mengetahui Karakter Orang Lain: Kurang Dari 1 Menit” yang ditulis oleh seorang motivator ulung ternama, Mega Bagus H.
Jadi langsung saja, apa itu koleris?
Jika dari dilihat dari sifatnya, orang koleris itu adalah orang-orang yang memiliki ketegasan dalam berbicara, bertindak dan memiliki visi yang kuat akan masa depan. Orang ini sangat dominan. Lebih suka bicara to the point, tanpa basa-basi. 
Jika dalam sebuah organisasi, dia adalah orang yang banyak bicara, dalam arti positif. Mereka beranggapan bahwa kita sebagai manusia harus terbuka satu sama lain, tidak menutupi masalah yang kita pendam dan berani untuk mengatakan yang benar. 
Berani, tidak sungkan-sungkan untuk melawan orang-orang yang mengancam visi mereka. Mereka suka segala sesuatu di bawah perintah mereka. Mereka keberatan jika perintah mereka diabaikan. Mereka cenderung memiliki keinginan untuk menjadi pemimpin. 
Selain keberanian dalam sifat mereka, mereka merupakan orang yang handal dalam mengambil keputusan yang cepat. Mampu membaca kondisi saat genting dan segera mengambil tindakan untuk mengatasinya. Ini yang menjadikan mereka mempunyai modal untuk menjadi seorang pemimpin. 
Dalam memiliki kawan, mereka selektif. Karena bagi mereka, orang-orang yang tidak memiliki hubungan dengan tujuannya itu tidak penting, bukan berarti sombong, tapi memang begitulah jalan berpikir mereka. 
Namun, setiap manusia pasti mempunyai kekurangan. 
Mereka terkenal sebagai orang yang cuek, tidak suka diperintah, apalagi dikontrol, terkenal dengan konflik, tidak suka disalahkan. Inilah alasan mengapa mereka suka dengan orang plegmatis. Apa itu plegmatis? Tunggu di blog berikutnya! 

Jika kau ingin mengetahui orang koleris itu bagaimana, lihat saja ekspresi wajahnya, kira-kira seperti ini:
Sampai sini saja, terima kasih, see you.
Pasti masih ada hal yang tidak anda mengertikan? Tanya aja langsung ke saya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Seni Bersikap Bodo Amat Dalam Al-Quran

Inisiator