Belajar Untuk Menyenangkan Satu-Satunya Orang Yang Benar-Benar Berarti
Menjadi orang baik tentulah wajib bagi kita. Akan tetapi, kadang menjadi terlalu baik kepada orang lain hingga melupakan diri kita sendiri adalah hal yang berbahaya bagi kesehatan mental kita. Secara sadar atau tidak, kita terkadang mencoba menjadi apa yang orang lain inginkan untuk dapat diterima dan ini membangun mindset dalam kepala kita secara perlahan bahwa saya tidak benar-benar ada di dunia ini. Bahwa kita hanya menjadi berharga ketika kita menjadi ‘orang lain’. Dengan menjadi orang lain kita percaya bahwa hal tersebut akan menjadi jalan keluar dari lorong gelap yang bernama keputusasaan dan kenyataannya….. tidak sama sekali. Mencari penerimaan dari orang lain hanya akan membuat kita semakin jatuh dalam keputusasaan yang tak bertepi. Semakin keras kita berusaha semakin bertambah pula kekecewaan yang kita rasakan. Layaknya meminum air laut, semakin diminum semakin bertambah pula dahaga yang dirasakan. Jadi, siapa kira-kira orang yang perlu kita senangkan…., perlu kita terima persetujuannya….., perlu kita perhatikan setiap detiknya? Ya,…….. DIRI SENDIRI.
Lalu apa kira-kira yang teman-teman lakukan untuk mulai menyenangkan diri sendiri? Kalau saya sih belum nemu xixixixi, saya hanya takut.
Tulis komentar dibawah brother and sister!
Komentar
Posting Komentar