Kenapa laki-laki tidak 'bermoral'?

Ikrar Ammar Andrias Lau, Rabu, 24 Juli 2024
Michael Gurian dalam bukunya Apa Sih Yang Si Abang Pikirkan? mengemukakan bahwa lelaki bersifat agresif adalah merupakan bentuk ekspresi dari hormon testosteron yang mereka miliki. Hal ini membuat mereka kurang merasakan rasa sakit yang mereka alami secara fisik. Inilah mengapa kita melihat laki-laki cenderung terlihat “menyiksa dirinya” sendiri. Karena hormon testosteron dalam diri laki-laki mendorong mereka untuk terus mencari hal-hal yang menantang dan inilah mengapa kita melihat lelaki cenderung seperti ingin ‘membunuh diri’ mereka sendiri. Dan ini alami. Tanpa hasrat untuk terus mencari hal baru, maka banyak hal yang kita rasakan saat ini tidak akan pernah ada. Inovasi yang tercipta selama berabad-abad merupakan hasil dari hasrat laki-laki untuk terus (dalam bahasa Michael Gurian) berprestasi. Dan kita tidak bisa mengjudge bahwa lelaki itu tidak bermoral, setelah mengetahui bahwa keagresifan laki-laki adalah sebagai bentuk ekspresi dari hormon testosteron yang mereka miliki. Ini bukan berasal dari hati seperti yang diasumsikan perempuan. Agresifitas laki-laki sejatinya berasal dari faktor biologi dan ini tidak bisa kita kaitkan dengan masalah bermoral atau tidak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Seni Bersikap Bodo Amat Dalam Al-Quran

Inisiator