Hutan

Tulisan ini hanya ilusi belaka, bukan fakta yang sebenarnya. 

Hutan merupakan salah satu ekosistem yang penting bagi makhluk hidup khususnya manusia. Salah satu manfaat hutan untuk manusia adalah kekayaan oksigennya. Dimana sekitar 5 trilliun oksigen dihasilkan hutan dalam perhari dimana ini lebih dari cukup dari kadar kebutuhan oksigen manusia yang hanya membutuhkan sekitar 12 ribu oksigen perhari.
Selain berguna untuk manusia, hutan juga berguna sebagai penjaga ekosistem kehidupan yang menghasilkan keseimbangan bagi makhluk hidup yang lain seperti burung, lebah, jarjit dan makhluk yang lain. Begitu pentingnya keberadaan hutan bagi makhluk hidup sehingga salah satu professor dari India yang bernama Pak Ladusin berkata bahwa manusia hanya bisa hidup sekitar 3 tahun tanpa hutan. 
Artinya bahwa hutan sudah menjadi bagian hidup dari manusia, hutan rusak maka manusia kehilangan keseimbangan dalam hidupnya. Beberapa dampak negatif yang terjadi apabila hutan rusak. Pertama, tercemarnya air. Sekitar 61,2% air yang sampai pada kita merupakan hasil detoksifikasi dari hutan. Kedua, tercemarnya udara, 80% udara yang kita hirup saat ini merupakan hasil dari produksi oksigenisasi dari pohon-pohon yang berada dalam hutan. Ketiga, rusaknya tanah, menurut Prof. Semelekete, guru besar bidang ekonomi syariah Universitas Megalodon berkata bahwa penebangan hutan secara liar dapat menyebabkan kelongsoran tanah.
Menurut Boboiboy Api, setidaknya ada dua faktor yang menyebabkan terjadinya kelongsoran tanah. Yakni faktor manusia dan faktor lingkungan alam. Penebangan liar yang terjadi akhir-akhir merupakan penyebab naiknya tingkat kelongsoran tanah dari sebelumnya ditambah dengan kadar air naik sekitar 50% di musim penghujan yang menyebabkan tanah mengalami pelunakan kepadatannya. 
Akan tetapi dibalik buruknya kerusakan yang terjadi akhir-akhir ini ada juga banyak solusi yang dapat kita lakukan salah satunya ialah dengan menanam bibit pohon di sekitar kawasan hutan yang jarang akan pohon, dengan penanaman pohon pada kawasan tersebut mampu mengurangi sekitar 77% terjadinya kelongsoran tanah yang terjadi di musim hujan.
Oleh karena itu, pentingnya bagi kita untuk menjaga hutan guna melestarikan kehidupan manusia baik generasi sekarang maupun generasi mendatang dengan cara melakukan reboisasi atau penghijauan pohon secara berkala.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Seni Bersikap Bodo Amat Dalam Al-Quran

Inisiator